Saat Bule Jerman dan Pejabat Nikmati Surabi Legendaris 'Lion Door' di Viaduk Pintu Singa Kota Banjar

- 24 April 2024, 07:56 WIB
Surabi lion door menjadi surabi legendaris. Buka setiap malam sejak tahun 2007 di samping Viaduk Pintu Singa Kelurahan/Kecamatan/Kota Banjar.
Surabi lion door menjadi surabi legendaris. Buka setiap malam sejak tahun 2007 di samping Viaduk Pintu Singa Kelurahan/Kecamatan/Kota Banjar. /Kabar Banjar/D.Iwan

KABAR BANJAR - Jajanan tradisional Surabi Lion Door yang dibuat Saepudin di sekitar viaduk Pintu Singa Kelurahan / Kecamatan / Kota Banjar kian terkenal. Bukan hanya dinikmati warga Banjar saja, tetapi warga Jerman juga. Tepatnya, saat WNA tersebut berwisata kuliner bersama temannya keliling Kota Banjar.

Selain itu, penikmat surabi lion door ini juga banyak kalangan pejabat di lingkungan Kota Banjar, termasuk pasangan mudi yang suka mojok sambil makan surabi, juga para aktivis yang suka gadang dan ngopi.

Lokasi lapak surabi legendaris ini ada dipinggir rel kereta api. Pembeli, selain nikmati sajian makan yang murah, juga menikmati tontonan kareta api yang melintas terowongan viaduk Pintu Singa. Lapak ini bersebelahan dari Kantor  Polisi Militer Kota Banjar dan tidak jauh dari Polsek Banjar dan SMAN 1 Banjar.

Saepudin mengakui jualan surabi bersama istrinya lumayan lama. Yakni,  sekitar sejak tahun 2007 sampai sekarang ini. Buka praktek produksi surabi berbahan baku tepung beras yang dicampur racikan khusus ini, mulai pukul 17.00 sampai 01.00 WIB.

Surabi lion door menjadi surabi legendaris. Buka setiap malam sejak tahun 2007 di samping Viaduk Pintu Singa Kelurahan/Kecamatan/Kota Banjar.
Surabi lion door menjadi surabi legendaris. Buka setiap malam sejak tahun 2007 di samping Viaduk Pintu Singa Kelurahan/Kecamatan/Kota Banjar. Kabar Banjar/D.Iwan
Setiap malam, Saepudin selalu menjajakan ragam  surabi dengan harga bervarisi. Tentunya, harga yang diberlakukan pasangan suami istri ini,  terjangkau semua kalangan masyarakat.

Adapun ragam jajanan surabi yang dijual dan selalu tersedia selama ini, diantaranya surabi polos, surabi toping oncom dan surabi toping telur.

Janjanan tradisional surabi lion door yang lengendaris di Kota Banjar ini terasa langkap, saat disamping surabi hadir sambal pedas dengan ragam goreng-gorengan, seperti bala-bala, gorengan cipe, comro dan ragam makanan lainya.

Kenikmatan memakan surabi lion door bertambah afdol, saat Saepudin dan istrinya memberikan minuman teh hangat, sehangat pelayanannya kepada konsumen yang datang.

" Saya berjualan surabi lion door sejak tahun 2007, alhamdullillah sampai sekarang tetap kuat berjualan ," ucap Saepudin.

Terkait harga sangat terjangkau, mulai dari Rp 1.500 sampai dengan Rp 5.000 untuk surabi toping telur.

Halaman:

Editor: Dede Iwan


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah