Alun-alun Banjar Barometer Keramaian Kota, Ubah Kesepian Siang Hari Jadi Keramaian Malam Mirip Pasar

- 14 April 2024, 10:04 WIB
Keramaian alun-alun Banjar saat malam hari. Berbeda, siang hari walaupun libur tetap sepi.
Keramaian alun-alun Banjar saat malam hari. Berbeda, siang hari walaupun libur tetap sepi. /Kabar Banjar/D.Iwan

KABAR BANJAR - Alun-alun Banjar terkenal menjadi jantungnya Kota Banjar, Jabar. Selintas tidak ada yang istimewa, mulai luas alun-alun maupun penataan taman atau lampu-lampu selama ini.

Kondisi alun-alun Banjar melebihi tengah malam sampai sore hari terasa sepi, termasuk pagi hari walaupun weekend atau libur panjang sekalipun.

Mulai ada riak keramaian, alun-alun Banjar dirasakan sore sampai malam hari. Saking banyaknya pedagang, suasana malam di alun-alun Banjar yang siangnya sepi langsung berubah drastis sejak sore itu, menjadi layaknya pasar malam.

Keberadaan alun-alun Banjar yang meriah malam hari seperti ini, menjadi pilihan tempat wisata gratisan yang menyanangkan untuk sebagian masyarakat daerah pelosok perkampungan Kota Banjar dan sekitarnya.

Baca Juga: Destinasi Wisata Aquarium Indonesia Pangandaran, Terbesar dan Terlengkap di Indonesia

Baca Juga: Fasilitas Objek Wisata Batu Hiu Pangandaran, Pilihan Tepat Kunjungan Wisata Libur Lebaran

Saat malam tiba, tersaji ragam kuliner dengan biaya murah yang bikin kenyang untuk acara keluarga dan pasangan muda mudi. Selain itu, banyak lagi wahana permainan anak yang membahagiakan orang tua karena cukup irit biaya, tapi menyenangkan anak.

Keberadaan alun-alun Banjar ini, terasa lengkap sekali untuk para kaula muda pecinta game online atau yang hobi nonton film sepuasnya, karena alun-alun Banjar sudah dilengkapi fasilitas wifi gratis. Cukup bawa gadget, tak perlu beli kuota.

Alun-alun Banjar menjadi tempat salat Idul Fitrin1445 H tingkat Kota Banjar, Rabu (10/4/2024).
Alun-alun Banjar menjadi tempat salat Idul Fitrin1445 H tingkat Kota Banjar, Rabu (10/4/2024). Kabar Banjar/D.Iwan
Kemudian, pengunjung alun-alun Banjar muslim dan berniat mau beribadah saat tiba waktu salat, sangat mudah melangkah dan berangkat ke Masjid Agung. Posisinya, bersebelahan dengan alun-alun Banjar.

Tidak jauh dari alun-alun Banjar, masyarakat bisa langsung melihat Pendopo Wali Kota Banjar dari Alun-alun Banjar.  Keberadan Pendopo ini, terkenal mampu mempertahankan kondisi bangunan original selama puluhan tahun sejak pisah dari Kabupaten Ciamis. Walaupun sempat terbakar dan banyak bangunan baru di Kota Banjar selama ini.

Masih sekitar alun-alun Banjar, berdiri kantor BRI Cabang Banjar dan Bank Bjb Banjar yang dilengkapi banyak mesin ATM. Sehingga masyarakat yang membutuhkan uang banyak, tidak perlu repot-repot dari alun-alun, ini sangat mudah terjangkau cukup menyerbrang jalan. Termasuk masyarakat yang belanja ke toserba Pajajaran.

Baca Juga: Tempat Wisata di Pulau Bali, Cocok Buat Libur Lebaran

Selain fasilitas terdekat sekitar alun-alun Banjar tersebut, masyarakat yang merasakan sakit mendadak saat alun-alun Banjar, saat situasi darurat sangat dekat dengan RSU Banjar.

Ketersedian ragam fasilitas yang lengkap di alun-alun Banjar dan sekitarnya selama ini sudah berlangsung puluhan tahun. Berlatar semua kelengkapan tersebut, keramaian alun-alun Banjar ini seringkali dijadikan barometer keramaian Kota Banjar. Karena, posisi alun-alun ini ada di tempat strategis, pusat Kota Banjar.

Suasana malam alun-alun Banjar yang semrawut, saat siang hari terlihat lengang dan indah. Kendati itu, ketika ada momen Hari Besar, Alun-alun Banjar seringkali dijadikan pusat kegiatan masyarakat dan Pemkot Banjar.

Seperti saat momen Idul Fitri 1445 H, alun-alun Banjar menjadi tempat salat Idul Fitri 1445 H tingkat Kota Banjar sama halnya saat Hari Raya Idul Adha, alun-alun ini dijadikan tempat perayaan salat Idul Adha.

Alun-alun Banjar, ada di jalur strategis tujuan Pangandaran, jalan nasional dari arah Parungsari Banjar. Tidak jauh dari Terminal Banjar maupun Stasiun Banjar selama ini.

Berdiri megah Masjid Agung Banjar dekat Alun-alun Banjar.
Berdiri megah Masjid Agung Banjar dekat Alun-alun Banjar. Kabar Banjar/D.Iwan

Sejarah Alun-alun Banjar

Alun-Alun sebagai ruang terbuka publik yang mempresentasikan situasi lingkungan perkotaan yang menyajikan suasana aman, nyaman, sejuk, indah juga bersih. Alun-alun memiliki fungsi ekonomi, tempat bermain, pusat komunikasi sosial dan memiliki fungsi transit.

Menurut Analis Kebijakan Publik, Firman Nugraha, seharusnya alun-alun Banjar juga berfungsi ekologi, mampu menyerap air hujan, sehingga saat hujan deras tak menimbulkan banjir "cileungcang" yang berdampak buruk terhadap jalanan daerah sekitar alun-alun Banjar.

" Alun-alun Banjar mengalami pergeseran sejak awal Banjar berdiri mengalami perubahan,  dari lapangan ditumbuhi rumput berubah menjadi konsep plaza dengan dominasi lantai elemen perkerasan atau paving. Kawasan alun-alun saat malam tiba ibarat pasar  ," ucapnya seraya mengatakan, sejarah alun-alun Banjar ada sejak tahun 1925. Keberadaan alun-alun Banjar terus berubah seiring berjalannya waktu sampai terlihat seperti sekarang ini.***

Editor: Dede Iwan


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah