Biaya Listrik Capai Rp 498 Juta per Bulan. Dirut Tirta Anom :  Pelaporan KPK dan Akuntan Publik

- 13 Oktober 2023, 09:27 WIB
Dirut Perumdam Tirta Anom Banjar, E.Fitrah Nurkamilah saat presrilis kepada Jurnalis Kota Banjar usai HUT Ke-19 Perumdam Tirta Anom Banjar, baru-baru ini.
Dirut Perumdam Tirta Anom Banjar, E.Fitrah Nurkamilah saat presrilis kepada Jurnalis Kota Banjar usai HUT Ke-19 Perumdam Tirta Anom Banjar, baru-baru ini. /Kabar Banjar/D.Iwan

KABAR BANJAR - Nasib Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Anom Kota Banjar milik Pemkot Banjar kian terjepit saja sekarang ini. Diantaranya, sejak penyesuaian tarif baru yang mengalami kenaikan 52 persen diberlakukan terhitung Agustus 2023 itu.

Kebijakan penyesuaian tarif baru yang diberlakukan perusahaan milik Pemkot Banjar ini dirasakan memberatkan Pelanggan, karena biaya bulanan yang harus dibayarkan oleh Pelanggan air bersih semakin besar saja sekarang ini.

Merasa kecewa terhadap kebijakan kenaikan tarif baru tersebut, ratusan masyarakat yang mengatasnamakan Aksi Reformasi Pemuda dan Mahasiswa (Aksioma) unjuk rasa di Perumdam Tirta Anom Kota Banjar, dibawah Komando Presiden Aksioma, H.Akhmad Dimyati.

Bersamaan situasi tertekan tuntutan masyarakat terkait penundaan tarif baru dan peningkatan pelayanan itu,  Perumdam Tirta Anom Kota Banjar mulai diterpa kebingungan.

Menyusul  biaya revitalisasi pipa Jaring Distribusi Utama (JDU) sepanjang 17 km saja mencapai Rp 64 miliar, kemudian ditambah biaya pembayaran listrik ke PLN yang naik signifikan selama ini.

Baca Juga: Respon Aspirasi Penundaan Tarif Baru. Dewas : Dikaji Bersama Owner Perumdam Tirta Anom

Baca Juga: Presiden Aksi dan OTK Rebutan Mikrofon. H.Akhmad Dimyati : Dikira Penyusup Pendukung Tarif Mahal

Baca Juga: Demo Kenaikan Tarif Air Bersih Berkualitas Keruh. Dirut Tirta Anom : Terima Kasih Presiden Aksi

Menurut Dirut Perumdam Tirta Anom Kota Banjar, E.Fitrah Nurkamilah, Kamis (12/10/2023), biaya listrik yang biasa dibayarkan PDAM selama ini, menjadi beban yang sangat memberatkan ketika memberikan pelayanan kepada masyarakat.

" Listrik setiap tahun naik, sama halnya BBM juga naik. Jika saja tarif baru PDAM tak diberlakukan, setelah 7 tahun tidak mengalami kenaikan, secara otomatis ini menambah beban kerugian PDAM kedepan ," ucap Fitrah.

Halaman:

Editor: Dede Iwan


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah