Sandal Tarumpah Tasikmalaya: Sandal Legendaris Khas dari Kota Santri

- 8 Juni 2024, 22:08 WIB
Sandal Tarumpah, khas Tasikmalaya.*
Sandal Tarumpah, khas Tasikmalaya.* /Mohamad Ridwan/facebook.com/

KABAR BANJAR - Sandal Tarumpah, atau yang juga dikenal dengan nama sandal kulit jepit, merupakan sandal khas Tasikmalaya, Jawa Barat, yang tak lekang oleh waktu. Lebih dari sekadar alas kaki, Sandal Tarumpah menyimpan nilai budaya dan sejarah yang kaya, serta menjadi simbol identitas masyarakat Tasikmalaya.

Sejarah Sandal Tarumpah

Sejarah Sandal Tarumpah berawal dari kreasi para pengrajin di Tasikmalaya pada abad ke-19. Sandal ini awalnya terbuat dari kayu kelapa yang diukir dengan motif sederhana. Seiring waktu, Sandal Tarumpah mulai menggunakan bahan kulit sapi dan kerbau dengan kualitas terbaik, menjadikannya sandal yang tahan lama dan nyaman dipakai.

Saat ini paling tidak ada tiga pengrajin sandal tarumpah yang sudah terkelola dengan baik, yaitu Toha, Selamet dan Maher. Ketiganya sudah terkenal dan memiliki pasarnya masing-masing serta memiliki toko yang memadai di pusat Kota Tasikmalaya.

Baca Juga: Kebijakan Penggunaan Fesyen Berbahan Kulit bagi ASN di Garut: UKM Kerajinan Kulit Menggeliat

Keunikan Sandal Tarumpah

Sandal Tarumpah memiliki beberapa keunikan yang membedakannya dari sandal jepit biasa. Berikut beberapa keunikan Sandal Tarumpah:

Bahan: Terbuat dari kulit sapi atau kerbau yang berkualitas tinggi, sehingga sandal ini tahan lama dan nyaman dipakai.

Sol: Sol Sandal Tarumpah terbuat dari karet mentah yang anti licin dan kuat, sehingga aman digunakan di berbagai medan.

Halaman:

Editor: Mohamad Ridwan


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah